AC Milan gagal menjaga keunggulan atas Juventus saat kedua tim berlaga di San Siro, Minggu dinihari WIB. Keunggulan Rossoneri sejak babak pertama akhirnya kandas oleh gol Matri, skor pun sampai akhir pertandingan menjadi 1-1.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil sangat impresif di babak pertama. Belajar dari dua kekalahan sebelumnya dari Juve di putaran pertama Serie A serta di Leg pertama Coppa Italia, Milan mampu mengubah strategi permainan hingga membuat Juve tidak mampu berkembang. Sebuah gol pun berhasil disarangkan di jala Buffon melalui sepakan jarak jauh Antonio Nocerino. Gol berawal dari kesalahan Bonucci dalam mengumpan, bola malah jatuh di kaki Robinho, kemudian bola disodorkan kepada Nocerino, shoting kerasnya sempat membentur pemain belakang Juve, Buffon sudah salah posisi, hingga bola bergulir dengan santai ke dalam gawang.

Milan punya peluang pertama setelah Urby Emanuelson mencuri bola dari kaki Leonardo Bonucci. Mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, bola masih bergulir ke sisi luar gawang usai membentur bek Juventus.

Milan kemudian punya dua peluang emas beruntun dari tendangan sudut, yang pertama saat tandukan Mexes dihalau Buffon tepat di garis gawang. Dari momen tersebut Muntari melakukan rebound dengan kepalanya, dari tayangan ulang jelas terlihat bahwa saat Buffon menghalau bola keluar, bola sudah berada di dalam garis gawang. Namun wasit tidak memberikan gol tersebut kepada Milan, yang mengherankan lagi, tukang klebet bendera (hakim garis) yang berdiri sejajar dengan gawang dengan mata melotot tidak melihat dengan apa yang terjadi di gawang Juve. Kerugiang bagi Milan, karena sebenarnya jika gol tersebut di sahkan oleh wasit, bukanlah tidak mungkin motivasi para pemain Milan meninggi, sedangkan motivasi para pemain Juve melorot. hingga babak pertama selesai Milan tetap unggul dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua Milan kembali lebih dulu punya kans bikin gol, malang buat Muntari dia gagal menjangkau bola yang dilepas Robinho di dalam kotak penalti. Selanjutnya kerjasama Robinho, Nocerino dan Stephan El Shaarawy juga putus di halau barisan belakang Juventus.

Milan kemudian mulai kehilangan kendali permainan dan dipaksa bertahan di lapangannya sendiri. Juve mulai melancarkan serangan dengan intensitas tinggi yang tidak membiarkan para pemain Milan mengembangkan permaian lagi.

Di menit 83 petaka bagi Milan, Matri yang masuk menggantikan Quagliarella, mampu menjebol gawang Abbiati dengan sepakan jarak dekat lewat umpan matang dari sisi kanan Juve. Skor pun berubah menjadi 1-1.

AC Milan kembali punya kesempatan untuk menambah gol saat Arturo Vidal dapat kartu merah di menit 88 usai menjegal Van Bommel dari belakang. Namun di sisa waktu pertandingan Milan tidak mampu memaksimalkan keadaan untuk membuat gol lainnya.

Susunan Pemain

AC Milan: Abbiati; Abate, Mexes, Thiago Silva, Antonini; Nocerino, Van Bommel, Muntari; Emanuelson (Ambrosini 71); Pato (El Shaarawy 46), Robinho.

Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Marchisio, Estigarribia (Pepe 46); Quagliarella (Matri 70), Borriello (Vucinic 53).

Klasemen Serie A

TGL TUAN RUMAH SKOR TIM TAMU
02/21 Bologna 2-0 Fiorentina
02/22 Siena 0-1 Catania
02/25 Genoa 2-2 Parma
02/25 AC Milan 1-1 Juventus
02/26 Chievo 1-0 Cesena
02/26 Cagliari 1-2 Lecce
02/26 Catania 3-1 Novara
02/26 Siena 4-1 Palermo
02/26 Atalanta 4-1 AS Roma
02/26 Lazio 1-0 Fiorentina
02/26 Napoli 1-0 Inter
02/26 Bologna 1-3 Udinese