Chris John keluar sebagai pemenang dalam duel Kejuaraan Dunia Kelas Bulu 57,1 Kg WBA Super atas Daud Yordan. Dalam pertarungan 12 ronde itu, Chris John dinyatakan menang angka.

Duel 12 ronde yang digelar di JI Expo Kemayoran, ini berlangsung sengit. Daud Yordan, yang usianya lebih muda, tidak canggung menandingi pukulan-pukulan keras Chris John.

Di ronde-ronde awal, Chris John tampak menguasai pertarungan dengan langsung melancarkan serangan, sedangkan Daud Yordan terlihat perlu sedikit beradaptasi.

Cino, sapaan Daud Yordan, akhirnya tampil lebih agresif meladenipukulan-pukulan Chris John. Sehingga beberapa kali Chris John juga menerima pukulan telak Cino, di wajahnya.

Pertarungan semakin panas di ronde-ronde akhir. Kedua petinju saling bertukar pukulan hingga bel akhir ronde dibunyikan. Meski tidak ada yang KO, Chris John dinyatakan sebagai pemenang.Petinju kelahiran Banjarnegara ini menang angka 112-116, 112-116 dan 111-117.


Laga sengit

Sejak ronde pertama, Chris John langsung mendominasi lawannya serta memegang kendali laga. Chris John yang terkenal dengan akurasi pukulannya membuat Daud sedikit kewalahan di ronde pembuka. Beruntung, Daud merespons cepat permainan terbuka Chris John.

Jap yang dilancarkan Daud beberapa kali menghantam perut dan dada Chris John. Pertandingan pun semakin mendekati titik klimaks. Tidak mau kalah, Chris John tidak ragu tampil spartan menjawab tantangan Daud dengan kombinasi pukulan hook tangan kiri dan kanan yang membuat Daud kesulitan menahan gempuran sang lawan.

Di pertengahan ronde, Chris John semakin tampil di atas angin. Memanfaatkan stamina lawan yang mulai mengendur, Chris John semakin menyerang. The Dragon memaksa Daud bertarung jarak dekat. Hasilnya, Daud mulai kehilangan konsentrasi.

Diiringi riuh rendah penonton, Chris John yang nampak kehabisan tenaga kembali tampil bersemangat. Pukulan bertubi-tubi pun mendarat di wajah Daud. Puncaknya, ketika pukulan Chris John menghantam kencang wajah Daud bertepatan dengan ring ronde ke-12 berbunyi.

Seluruh official Chris John pun berlarian dan menggendong petinju berjuluk The Dragon ini. Menang angka, Chris John berhasil memenangkan 14 partai tanpa kekalahan.

Kendati berhasil memenangkan pertarungan dengan angka, Chris John mengaku mendapat perlawanan sengit dari penantangnya, Daud  ‘Cino’ Yordan. Tapi, Chris John mengaku memiliki strategi jitu yang untuk mengalahkan Daud.

Dalam jumpa persnya setelah pertandingan, Chris John membocorkan rahasia.Dia mengungkapkan sengaja tidak bermain frontal di ronde-ronde pertama. Chris John tahu, dirinya tidak mungkin menghadapi Daud jika langsung terbuka.

Dan sesuai janjinya, Chris John telah menampilkan pertandingan seru sejak ring ronde awal dibunyikan. “Pertandingan tadi berlangsung sangat seru. Kami telah menunjukkan teknik dan fisik seperti yang kami miliki,” kata Chrisjohn selepas pertandingan di JI Expo, Kemayoran, Minggu (17/4/2011).

“Saya sendiri sempat merasakan pukulan yang keras dari Daud,” sambung The Dragon memberikan atensi besar kepada Daud yang sempat memberikan perlawanan ketat sepanjang 12 ronde.

Duel Daud Yordan vs Chris John. (foto:Reuters)

“Strategi saya sangat jitu.Kalau Daud dihadapi secara frontal di ronde-ronde pertama rasanya tidak mungkin dan lebih berat pastinya,” tukas Chris John.

Akibat dari taktik ini, Daud mengaku terkecoh dengan permainan Chris John. “Pertandingan tadi di luar dugaan saya. Saya pikir, Chris John akan jual-beli pukulan. Ternyata tidak,” sahut Daud.

Akhirnya, ungkapan kekecewaan terpancar jelas di wajah Daud. Petinju asal Kalimantan Barat itu mengaku hasil ini di luar harapannya. “Saya tidak puas ini jauh dari harapan semula dan saya ingin tarung ulang,” tutup Daud.

Promotor gelaran tinju The Moment of The Truth, Raja Sapta Oktohari mengaku puas atas pertandingan puncak yang mempertemukan Chris ‘The Dragon’ John dengan Daud ‘The Stone’ Yordan.

Raja pantas puas dengan pertarungan sengit yang ditunjukkan kedua petinju. Baik Chris John dan Daud sama-sama menunjukkan duel terbuka. Saking serunya tidak ada petinju yang KO. Dan gelar juara ditentukan dengan kemenangan angka untuk keunggulan Chris John.

Tapi terpenting, Raja menjelaskan kedua kubu telah menunjukkan pertarungan yang sportif. “Ini pertandingan luar biasa. Laga ini menunjukkan kedua petinju telah menjunjung tinggi suportifitas,” seru Raja dalam konferensi persnya.

“Saya percaya ada dua petinju terbaik di Indonesia, Chris John dan Daud. Ini sebuah sejarah dalam tinju untuk menciptakan dua juara dunia dari Indonesia. Apapun yang terjadi hari ini adalah awal untuk membangun tinju Indonesia,” tutur Raja sekaligus mendklarasikan bahwa Chris Jhon dan Daud kini berada dalam satu promotor, dalam Mahkota Promotion.

Iklan