Berita mengejutkan bagi jutaan orang di seluruh dunia. Gurita Paul yang tenar berkat kemampuannya meramal dan memprediksi dengan tepat hasil dari empat belas pertandingan pada Piala Dunia di Afrika Selatan tahun ini, telah pergi (mati) pada usia 2,9 tahun di Aquarium Laut Oberhausen di Jerman, Selasa (26/10).

Staf Oberhausen Sea Life Center sangat terkejut ketika hendak memberikan Paul makan, moluska malang itu ternyata sudah tak bernyawa. Kematian Paul adalah kematian yang alami, sebab umur moluska memang tidak panjang, maksimal sampai dengan 4 tahun. Paul lahir pada Januari 2008.

Nama Paul melejit tenar ketika membubuhkan rekor seratus persen benar saat menebak pemenang laga yang melibatkan Jerman di fase grup Piala Dunia 2010. Termasuk saat dia meramal Phillip Lahm dkk bakal bertekuk lutut kepada Serbia 0 – 1 di laga kedua grup D dan kekalahan dari Spanyol juga dengan 0 – 1 di semifinal.

foto

Pada laga final antara Belanda dengan Spanyol, Paul juga sukses meramal kemenangan Spanyol atas Belanda. Paul saat itu terlihat duduk di sebuah kotak yang ditandai dengan bendera Spanyol beberapa menit sebelum mengambil sebutir kerang dan melahapnya. Paul Si Gurita mengabaikan kotak yang ditandai dengan bendera Belanda. Hal tersebut menyiratkan Paul Si Gurita memilih Spanyol bakal menjuarai Piala Dunia 2010.

Sebelum kematiannya, Paul sempat meramal dan memprediksikan negara mana yang akan menjadi host Piala Dunia 2018. Ternyata kotak makanan yang dipilihnya adalah Inggris. Ramalah Paul memang belum tentu diprediksikan benar, tapi pihak ¬†Oberhausen Sea Life Center tidak lagi memperdulikan hal itu. Mereka sudah berencana memberikan penghargaan yang cukup prestisius buat si Gurita “peramal” itu.