Bravo! Itulah yang pantas disematkan kepada Arema Indonesia. Tim berjuluk “Singo Edan” itu akhirnya mengunci gelar Indonesia Super League (ISL) 2009 – 2010. Sukses Arema tersebut ditentukan oleh hasil imbang 1 – 1 yang dipetik saat melakoni  laga tandang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasution. Arema kini mengemas 70 poin, unggul empat angka atas Persipura Jayapura yang ada diperingkat kedua.

Dengan hanya menyisakan satu pertandingan, raihan poin Arema tidak mungkin dapat dikejar oleh Persipura. Apa pun hasil yang diraih kedua tim tersebut pada laga pamungkas 30 Mei nanti tidak berpengaruh dalam perburuan gelar. Arema akan ditantang Persija, sedangkan Persipura  akan menjamu Persiwa Wamena.

Ini adalah gelar keempat Arema di pentas Liga Nasional. Sebelumnya “Singo Edan” menjadi jawara di ajang Galatama pada tahun 1992-1993. Selain itu Arema dua kali menjadi juara Copa Indonesia (2005 dan 2006). Kini Arema menambah satu gelar lagi dengan menjuarai ISL 2009-2010.

Setelah peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan antara PSPS dan Arema, tidak ada selebrasi yang dilakukan oleh para pemain Arema. Mereka lantas langsung bergegas menuju ruang ganti. Di ruang ganti itulah Kurnia Mega cs. merayakan keberhasilan telah mengunci gelar juara ISL. Setelah itu para pemain Arema merayakan di Hotel tempat mereka menginap dengan mengusung replika piala ISL

Data Klub

Nama

Arema Indonesia

Julukan

Singo Edan

Berdiri

11 Agustus 1987

Ground

Stadion Kanjuruhan

Pelatih

Robert Alberts (Belanda)

Prestasi

– Galatama

Peringkat

1987 – 1988

6

1988 – 1989

8

1990 – 1991

4

1991 – 1992

4

1992 – 1993

Juara

1993 – 1994

6

– Liga Indonesia

1994 – 1995

6

1995 – 1996

12

1996 – 1997

Putaran 2

1998

Kompetisi dihentikan

1999 – 2000

3

2001

Putaran 2

2002

Putaran 2

2003

19 (Degradasi)

2004

Juara Divisi 1

2005

Putaran 2

2006

Putaran 2

2007

Putaran 2

– Indonesia Super League

2008 – 2009

10

2009 – 2010

Juara

– Liga Champions Asia

2007

Penyisihan Grup

– Copa Indonesia

2005

Juara

2006

Juara

Kunci Sukses Arema:

Mengawali start kompetisi dengan baik

Arema mengawali musim dengan sangat baik. Mereka tak terkalahkan salam sembilan laga sebelum akhirnya dihentikan oleh Persela Lamongan 0 – 1 di pertandingan kesepuluh.

Raja Kandang

Laga kandang menjadi lumbung poin bagi Arema. Dalam 17 kali main home, Singo Edan mencatat hasil 14 kali menang, 2 seri dan hanya sekali kalah oleh Persiba Balikpapan 0 – 1 di Kanjuruhan. Dengan pencapain itu, Arema mengeruk 44 poin di laga kandang.

Away juga menggigit

Tidak mudah mendapatkan angka di kandang lawan. Tapi, Arema berhasil melakukannya. Dalam 16 laga away, Arema mencatat hasil 8 kali menang, 2 kali seri dan 6 kali kalah. Hasilnya, Singo Edan membawa pulang 26 poin. Arema menyisakan satu laga away melawan Persija Jakarta.

Bangkit dari kekalahan

Arema tidak pernah kalah lebih dari dua kali berturut-turut. Kalaupun itu terjadi, Arema langsung bangkit. Setelah kalah dari Persib dan Sriwijaya FC, Arema membalas dengan empat kemenangan beruntun (atas Persijap, Persitara, Pelita Jaya dan Persiwa)

Rival Tertahan

Ketika butuh poin untuk terus menempel Arema, Perispura Jayapura kehilangan emas setelah dipaksa bermain 2 – 2 saat menjamu Persisam Samarinda. “Kelengahan” sang juara bertahan dibalas Arema dengan menang 2 – 0 di kandang Persiwa Wamena.

Juara-Juara Liga Indonesia

1  1994/95

2  1995/96

3  1996/97

4  1997/98

5  1998/99

6  1999/00

7  2001

8  2002

9  2003

10  2004

11  2005

12  2006

13  2007

14  2008/09

15  2009/10

Persib (Bandung)

Mastrans Bandung Raya

Persebaya (Surabaya) *

Kompetisi tidak selesai

PSIS (Semarang)

PSM (Makassar)

Persija (Jakarta)

Petrokimia Putra (Gresik)

Persik (Kediri) *

Persebaya (Surabaya)  *

Persipura (Jayapura) *

Persik (Kediri) *

Sriwijaya FC (Palembang)

Persipura *

Arema Indonesia