Lomba 58 putaran di Australia menghadirkan kemenangan bagi Jenson Button (Mclaren Mercedez). Di bawah guyuran hujan, sang juara 2009 menunjukkan kemampuan dalam hal menghemat ban, meraih kemenangan pertama bersama tim barunya yang sebelumnya berada di dalam kokpit Brawn GP.

Menjelang seri kedua Formula 1 2010 ini, memang ada ketakutan bahwa balapan bakal berlangsung tanpa drama. Berbagai aturan baru, khususnya larangan pengisian bahan bakar, telah menjadikan pit stop sebagai proses yang langka. Di seri pembuka di Bahrain, para pembalap hanya perlu satu kali masuk pit untuk ganti ban. Alhasil, nyaris tak ada drama, nyaris tak ada salip-menyalip.

Di sirkuit Albert Park, Melbourne, segala kekhawatiran langsung sirna sebelum lomba di mulai. Hujan membuat lintasan basah, sehingga para pembalap harus mengawali ban intermediate (ban setengah basah).

Khas start basah, drama pun tak terelakkan. Sejumlah insiden terjadi. Satu melibatkan tiga juara dunia: Jenson Button, Fernando Alonso (Ferarri) dan Michael Schumacher (Mercedes GP). Button aman di depan, namun Alonso dan Schumacher melorot ke belakang.

Di tikungan 6, kecelakaan lebih besar terjadi. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferarri) menabrak Sebastian Buemi (Toro Rosso-Ferarri) dan Nico Hulkenberg (Williams-Cosworth). Safety car pun harus keluar mengamankan lintasan.

Begitu lomba berlanjut di putaran kelima, hujan mereda. Para pembalap dan pimpinan tim pun harus memutar otak, kapan masuk pit untuk memasang ban kering. Pada putaran ketujuh, Mclaren-Mercedes gambling duluan. Button menjadi pembalap pertama yang memasang ban kering (jenis lunak).

Meski sempat melebar, Button lantas menjadi yang tercepat di lintasan. Pembalap lain menyusul pasang ban kering beberapa lap kemudian (kebanyakan di putaran kesembilan).

Setelah itu, tak ada lagi ancaman hujan. Lomba pun bisa berlangsung “normal”. Sebastian Vettel, bintang Red Bull-Renault yang memulai lomba dari pole position, dengan mantap terus memimpin di depan. Jenson Button, berkat strategi jitu, menyodok di belakangnya.

Apes bagi Vettel, untuk kali kedua berturut-turut Dewi Fortuna meninggalkannya saat memimpin lomba. Bila di Bahrain dia mengalami masalah rem. Pada putaran ke-26, dia pun keluar dari lintasan.

Dari situ, Button pun mulai mencium bau kemenangan. Tinggal menunggu, apakah perlu masuk pit stop lagi untuk mengganti ban. Ternyata tidak perlu. Meski memakai ban lunak itu sejak putaran ketujuh, Button sama sekali tidak mengalami masalah hingga putaran ke-58 alias terakhir. Ban lunak itu mampu dia hemat sampai 51 putaran.

Di belakangnya, Robert Kubica meraih hasil mengagumkan untuk Renault, finis di urutan kedua juga hanya dengan satu kali pit stop. Disusul pasangan Ferarri, Felipe Massa dan Fernando Alonso.

Rekan Button, Lewis Hamilton, sebenarnya punya peluang finis kedua. Tapi, pada lap ke-30-an, Mclaren memutuskan untuk mengganti lagi ban lunak pada mobil Hamilton. Strategi yang sama diterapkan pembalap kedua Red Bull-Renault, Mark Webber.

Meski jauh lebih cepat dari yang di depan, Hamilton dan Webber sama-sama “nyangkut” di belakang pasangan Ferarri. Hanya dua putaran sebelum finis, Webber dan Hamilton bertabrakan dan keluar lintasan. Hamilton mampu meneruskan lomba, tapi melorot ke urutan enam di belakang Nico Rosberg. Webber harus ganti sayap depan dan melorot ke urutan sembilan.

Pada putaran terakhir, Schumi juga mendapat sorakan. Sang juara dunia tujuh kali menyalip Pedro de la Rosa untuk finis di urutan sepuluh, mengamankan satu poin.

Dengan hasil itu, Button pun membutktikan kemampuan pada dunia, bahwa dia memang layang menyandang gelar juara dunia. Sebelumnya, banyak yang meragukan Button. Menganggapnya sebagai “nomor dua” di Mclaren, di belakang Hamilton.

Hasil GP Australia

Jenson Button (Mclaren Mercedes)

Robert Kubica (Renault)

Felippe Massa (Ferarri)

Fernando Alonso (Ferarri)

Nico Rosberg (Mercedes GP)

Lewis Hamilton (Mclaren-Mercedes)

Vitantonio Liuzzi (Force India-Mercedes)

Rubens Barrichello (Williams Cosworth)

Mark Webber (Red Bull – Renault)

Michael Schumacher (Mercedes GP)

Fastest Lap: Mark Webber 1 menit 28,358 detik

Klasemen Pembalap:

1. Fernando Alonso 37

2. Felippe Massa 33

3. Jenson Button 31

4. Lewis Hamilton 23

5. Nico Rosberg 20

6. Robert Kubica 18

7. Sebastian Vettel 12

8. Michael Schumacher 9

9. Viantonio Liuzzi 8

10. Mark Webber 6

Klasemen Konstruktor:

1. Ferrari 70

2. Mclaren-Mercedes 54

3. Mercedes GP 29

4. Red Bull-Renault 18

5. Renault 18

6. Force India-Mercedes 8

7. Williams Cosworth 5

Iklan