Ducati miris menyambut ujicoba pamungkas moto GP 2010 di Sirkuit Losail, Qatar yang dimulai kemarin. Padahal dalam tiga tahun terakhir Casey Stoner selalu dominan disana. Mengapa?

Sejak Moto GP menggunakan mesin 800 cc pada 2007, Sirkuit Losail seolah menjadi rumah Casey Stoner. Sejak saat itu dia selalu menang di sirkuit sepanjang 5.380 km tersebut. Bahkan pada 2007 bekal kemenangan di Losail mampu dia maksimalkan untuk merebut gelar juara dunia pada akhir musim dengan mengalahkan “The Doctor”.

Kalo Stoner di Losail, Rossi di Mugello. Di Mugello Rossi membukukan tujuh kemenangan beruntun.

General Manager Ducati, Corse Filippo Preziosi pesimis Stoner mampu mengulang sukses  itu dalam uji coba dua hari di Losail yang dimulai kemarin malam. Kalaupun setiap uji coba pramusim di Losail, Stoner selalu mampu mengungguli Rossi maupun pembalap lain, tapi Ducati miris dengan kecepatan yang ditunjukkan Rossi dalam empat hari uji coba sepanjang 2010 yang diselenggarakan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pembalap Fiat Yamaha itu selalu menjadi yang tercepat dalam setiap sesi.

Sebagai catatan, dalam uji coba di Sepang pada 26 Februari lalu, Rossi membukukan waktu tercepat 2 menit 0,271 detik. Dia unggul 0,241 detik dari Stoner.

Selain kecepatan yang dimiliki Rossi, hal yang membuat miris Ducati menghadapi uji coba kemaren adalah perubahan mesin Desmosedici. Kalau sebelumnya mereka selalu menggunakan mesin screamer, kini Desmosedici GP10 menggunakan mesin big bang.

Sebenarnya perubahan dari mesin screamer ke big bang sudah menunjukkan hasil yang positif. Nicky Hayden yang sebelumnya kesulitan mengejar kecepatan Stoner kini mulai mendekat. Dalam uji coba terakhir di Sepang bulan lalu, Hayden membukukan catatan waktu tercepat ketiga di belakang Rossi dan Stoner.

Namun yang menjadi permasalahannya adalah handling Desmosedici yang lebih baik itu “memakan” top speed. Padahal, kunci dominasi Stoner di Losail dalam tiga tahun terakhir adalah kelebihan dari top speed nya. Sebagai catatan, Losail adalah salah satu sirkuit dalam kalender Moto GP yang memiliki banyak lintasan lurus. Tiga tahun terakhir lintasan itu menjadi makanan empuk Desmosedici.

Kita lihat dan tunggu hasil dari uji coba pamungkas di Sirkuit Losail selama dua hari ini, bagaimana reaksi Ducati untuk menyaingi kecepatan Rossi. Jika “The Doctor” tetap menjadi yang tercepat, itu bisa menjadi tanda bahwa Rossi akan sulit ditandingi untuk musim 2010 ini.