Liga Champions memasuki babak 16 besar. Tadi malam (dini hari) AC Milan memainkan pertandingannya melawan Man. United di Giuseppe Meazza. Bermain di kandang Milan optimis bisa mengalahkan Man. United, apalagi dengan sejarah yang sudah terbukti, Man. United tidak pernah menang di kandang Milan dan juga tidak pernah mencetak gol. Milan juga berharap performa para punggawanya cukup baik setelah melakoni laga Serie A melawan Udinese.

Laga ini cukup emosional bagi David Beckham yang pernah menjadi andalan Man. United di lini tengah. Namun, pada pertandingan tadi malam, Beckham benar-benar di bawah performa permainan terbaiknya dan kemudian dia digantikan oleh Seedorf di babak kedua.

Milan memulai pertandingan dengan baik, umpan-umpan terukur serta kolektivitas antar pemain berjalan dengan baik, sedangkan Man. United hanya sesekali menyerang lewat sayap-sayap mereka. Alhasil, Ronaldinho yang pada pertandingan melawan Udinese membuat hat-ttrick assist, membuat gemuruh Stadion Giuseppe Meazza lewat gol cantiknya yang merobek jala Edwin van Der Sar melalui First Time Shooting kaki kanannya. Gol ini berawal saat Milan mendapat free kick setelah Evra melanggar Pato. Tendangan diambil Beckham, lalu Evra menyapu bola dengan tendangan 1/2 salto, namun bola justru jatuh di Ronaldinho,  dengan sekali shoot Milan unggul 1 – 0 di awal babak pertama.

Unggul 1 – 0 membuat Milan semakin percaya diri, saya mencatat banyak peluang didapatkan oleh Milan namun, keberuntungan tidak memihak Milan serta kecemerlangan penjaga gawang Man. United yang berhasil mematahkan tendangan-tendangan pemain Milan memupus ambisi Rosonerri untuk menambah skor. Pada menit ke–6, Ronaldinho punya kans lagi untuk menambah gol, namun sapuannya di dalam kotak penalti tepat berada dipelukan Van Der Sar. Menit ke-10 usaha Silva merangsek ke depan berhasil melewati 2 pemain Man. United, kemudian memberi umpan terobosan kepada Antonini, bola ditekuk lalu shooting, namun bola hanya bergulir di sebelah kanan gawang. Di menit ke-16, back pass pemain Man. United berhasil di rebut Ronaldinho, meliuk-liuk ingin melewati Ferdinand, bola berhasil lewat namun kedua kaki pemain tersebut terjadi kontak, Ronaldinho terjatuh sedikit di kotak penalti, namun wasit menganggap play on. Menit ke 33′, Ambrosini memberi passing kepada Huntelaar, namun usaha Hunterlaar tidak membuahkan hasil, tendangannya membentur pemain belakang Man. United. Menit ke 41′, sepakan Ronaldinho berhasil di block Van Der Sar. Menit ke 42′, free kick David Beckham berjarak 33 meter, masih melambung di mistar gawang (free kick diberikan wasit, karena Park menyikut Ambrosini saat duel udara). Menit ke46′, crossing Silva tidak berhasil dijangkau oleh Pato dan Huntelaar, padahal Silva sudah berhasil melewati 1 pemain Man. United sebelum melepas crossing.

Dari 45′ menit babak pertama, Man. United unggul dalam ball posession namun, efektivitas permainan dalam menciptkan peluang Milan unggul jauh. Man. United hanya dua kali mendapat peluang bagus, yang salah satunya berbuah gol yang menyamakan kedudukan 1 -1 lewat sepakan tidak sengaja Paul Scholes. Gol penyama kedudukan ini berbau keberuntungan yang dimiliki oleh Man. United dan usaha memanfaatkan lini yang kosong karena Antonini cedera. Fletcher memberi umpan kepada Scholes di sisi yang ditinggal oleh Antonini, dengan mudah Fletcher mengirim umpan kepada Scholes, lalu tanpa sengaja bola memantul di kaki kirinya, padahal Scholes berniat menendang dengan kaki kanannya. Bola yang memantul tersebut bergulir ke pojok bawah kanan Dida, namun sebelum masuk gawang, bola terlebih dahulu memantul tiang, Dida tidak dapat menjangkaunya walaupun sudah berusaha menjatuhkan diri.

Memasuki babak kedua, Milan berusaha bermain efektif lagi, umpan Favalli yang menggantikan Antonini, disambut oleh Pato, namun usahanya gagal karena bola melambung di atas mistar. Kolektivitas dan efektivitas permainan Milan sangat baik dibandingkan Man. United, tapi apa daya keberuntungan tidak memihak kepada Milan. Usaha pemain-pemain Milan dalam mencetak gol selalu kandas oleh permainan apik Van Der Sar yang mengawal gawang Man. United. Pada menit ke-52, free kick Pirlo yang menghujam deras ke pojok kanan atas gawang berhasil ditepis oleh Van Der Sar. Di menit ke-60, flashing Ronaldinho lagi-lagi di block oleh Van Der Sar. Van Der Sar memang menjadi momok bagi para penyerang Milan, sampai-sampai Ronaldinho senyum-senyum dan geleng-geleng kepala setelah beberapa kali tendangannya berhasil diantisipasi penjaga gawang timnas Belanda tersebut.

Malapetaka bagi Milan terjadi, lagi-lagi Man. United berhasil memanfaatkan peluang yang sedikit menjadi gol. Berawal dari umpan Valencia yang menggantikan Evra, crossingnya berhasil ditanduk oleh Rooney di menit ke-65′.

Ketinggalan 1 – 2, membuat Milan malah melempem, passing-passingnya sering salah, sehingga kendali permainan dipegang oleh Man. United. Pelatih Milan, Leonardo menggantikan Beckham yang tidak bermain secara maksimal dengan Clarence Seedorff, namun usahanya tidak cukup untuk mengatasi tekanan yang diberikan oleh para pemain Man.United.

Permainan Milan benar-benar hancur, kolektivitas, agresivitas dan efektivitas permainan yang dimilikinya sebelum tertinggal 1 – 2 tidak muncul lagi, sehingga gawang Milan kembali dijebol oleh Rooney melalui tandukan yang berhasil lepas dari jebakan offside di menit ke 74′.

Tertinggal 1 – 3, Huntelaar ditarik keluar digantikan oleh Inzaghi di menit ke-76′. Pemain yang sarat pengalaman di Liga Champions itu hanya berhasil membuat 1 peluang, tapi usahanya gagal karena hasil tendangannya hanya membuat bola jauh melambung di atas gawang.

Sebenarnya, Milan sudah kembali pada jalurnya yakni punya mental Liga Champions, di menit ke 84′ Seedorf berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2 -3, lewat gol cantik melalui tumit kiri hasil sodoran Ronaldinho. Berhasil memperkecil kedudukan, Milan berusaha menekan lawannya, namun hingga peluit akhir berbunyi kedudukan tetap 2 – 3 untuk kemenangan Man. United.

Dengan hasil tersebut, berat memang bagi Milan untuk dapat melaju ke babak selanjutnya, mengingat besok di Old Trafford, Ambrosini cs harus menang dengan selisih 2 gol untuk menghentikan Man. United berkiprah lebih jauh ke babak selanjutnya, tapi selisih 1 gol juga dapat meloloskan Milan, yakni harus menang 4-3.

SCORING SUMMARY
AC Milan Manchester United
Ronaldinho (3) Paul Scholes (36)
Clarence Seedorf (85) W. Rooney (66)
W. Rooney (74)
MATCH STATS
AC Milan Manchester United
Shots (on Goal) 16(6) 14(4)
Fouls 15 20
Corner Kicks 6 4
Offsides 0 2
Time of Possession 50% 50%
Yellow Cards 1 1
Red Cards 0 1
Saves 1 4
TEAMS
AC Milan Manchester United
1 Dida 1 Edwin van der Sar
33 Thiago Silva 23 Jonathan Evans
13 Alesandro Nesta 5 Rio Ferdinand
77 Luca Antonini 3 Patrick Evra
25 Daniel Bonera 21 Rafael
21 Andrea Pirlo 16 Carrick
23 Massimo Ambrosini 18 Paul Scholes
32 David Beckham 13 Park Ji Sung
80 Ronaldinho 24 Darren Fletcher
11 Huntelaar 17 Nani
7 Pato 10 Wayne Rooney
Substitutions
Favalli for Luca Antonini (37) A. Valencia for Nani (64)
Seedorf for Beckham (72) Brown for Rafael (90)
Inzaghi for Huntelaar (77)
Iklan