Milan terus menjaga kans menempel tim sekotanya dan memberi tekanan kepada Inter Milan setelah berhasil menaklukkan Juventus dengan skor telak 3 – 0 di Delle Alphi.

Alessandro Nesta mengawali pesta kemenangan Milan pada menit ke-29 lalu Ronaldinho memperbesar keunggulan Milan dengan dua golnya di menit 72′ dan 88′. Dengan gol Ronaldinho tersebut Juventus kehilangan semangat dan kendali di tengah-tengah perjuangannya untuk menyamakan kedudukan.

Dengan kemenangan tersebut AC Milan semakin percaya diri dan mental juara kembali datang untuk mendegradasi Inter dari puncak klasemen.

Di awal-awal babak pertama, sebenarnya Juve punya peluang terbaik saat Diego mendapat peluang untuk membuat gol, tapi sayang tembakan kaki kirinya masih jauh dari gawang  Dida.

Milan yang mengusung formasi yang sama ketika mengalahkan Genoa 5 – 2, berusaha untuk menekan Juve dengan kombinasi trisula Ronaldinho, Borriello dan Beckham. Formasi tersebut ternyata efektif untuk membuat Milan menguasai permainan. Hasilnya gol dari Nesta di menit 29 berhasil merobek gawang Juve yang dikawal Manninger saat terjadi screamed di depan gawang Juve.

Usaha Juve untuk menyamakan kedudukan tidak berhasil juga, usaha Christian Poulsen dan Melo gagal dimanfaatkan oleh kedua pemain tersebut untuk membuat tim nya keluar dari mimpi buruk soal kekalahan. Begitu juga usaha Chielini yang tendangannya berhasil diantisipasi oleh Dida yang pada pertandingan tersebut bermain dengan tenang.

Hal yang kontras terjadi di gawang Juve yang dikawal Manninger, berkali-kali pemain Milan merepotkan kiper kawakan tersebut, yang salah satunya dikejutkan oleh usaha Silva di menit 35′. Serta heading Ronaldinho hasil umpan Beckham tidak mengenai sasaran karena sebelumnya mengenai Amauri hingga bola out posotion.

 

Memasuki babak kedua, Juventus juga tidak berhasil lepas dari tekanan Milan, padahal mereka bermain di depan pendukungnya sendiri. Kekecewaan pendukung Juventus terjadi  2 menit sebelum gol Ronaldinho terjadi. Juventini membuat asap, membakar kembang api serta membakar beberapa kursi di stadion.

Dengan kekalahan tersebut pelatih Juve, Ciro Ferrara berada di ujung tanduk, 1 kemenangan dan 5 kali kekalahan dalam 6 pertandingan membuat posisi Ferrara tidak aman lagi, apalagi pendukung Juventus sudah tidak percaya lagi kepada pelatih kepala yang pernah membela Juventus tersebut.

 Hasil Lainnya:

Final score Renato Dall’Ara
Bologna 0 – 1 Cagliari
    Alessandro Matri (66)
Final score Renzo Barbera
Palermo 1 – 0 Atalanta
Edison Cavani (70)    
Final score Stadio Luigi Ferraris
Genoa 2 – 0 Catania
Giandomenico Mesto (36)    
Giuseppe Sculli (71)    
Final score Stadio Friuli
Udinese 1 – 1 Lazio
Antonio Di Natale (27)   Sergio Floccari (16)
Final score Armando Picchi
Livorno 2 – 1 Parma
Cristiano Lucarelli (62)   Blerim Dzemaili (68)
Francesco Tavano (23)    
Final score Stadio Artemio Franchi
Fiorentina 2 – 1 Bari
Adrian Mutu (38)   Paulo Vitor Barreto (25)
Jose Ignacio Castillo (74)    
Final score San Paolo
Napoli 1 – 0 Sampdoria
German Denis (71)    
Final score Stadio Giuseppe Meazza
Inter 4 – 3 Siena
Diego Milito (24)   Massimo Maccarone (65)
Wesley Sneijder (88)   Massimo Maccarone (18)
Wesley Sneijder (36)   Albin Ekdal (37)
Walter Samuel (90)    

 Klasemen Sementara:

2009/2010 Italian Serie A
CLUB P W D L GD Pts
Inter Milan 19 14 3 2 24 45
AC Milan 18 11 4 3 12 37
Juventus 19 10 3 6 7 33
Napoli 19 9 6 4 5 33
AS Roma 19 9 5 5 6 32
Fiorentina 18 9 3 6 8 30
Palermo 19 8 6 5 3 30
Parma 19 8 4 7 -2 28
Cagliari 18 8 3 7 5 27
Bari 18 7 6 5 5 27
Genoa 18 8 3 7 0 27
Sampdoria 19 7 5 7 -5 26
Chievo Verona 19 7 3 9 -1 24
Livorno 19 6 3 10 -11 21
Lazio 19 4 8 7 -3 20
Udinese 18 5 4 9 -4 19
Bologna 18 4 4 10 -9 16
Catania 19 3 6 10 -11 15
Atalanta 18 3 4 11 -13 13
Siena 19 3 3 13 -16 12

 

Iklan