Bulan Muharam

Kemarin tahun baru Islam 1 Muharam telah kita lewati. Apakah kita, sebagai umat Islam merayakannya? Seperti apa perayaan yang kita lakukan dalam menyongsong pergantian tahun hijriyah itu? Apa seperti perayaan tahun baru masehi (1 Januari) dengan gegap gempita serta pesta yang meriah? Atau dengan perayaan lainnya, seperti pengajian, tasyakuran, melek semalem suntuk (ronda) dsb.

Sekedar wawasan, perayaan tahun baru Islam dimulai pada tahun 70-an. Perayaan itu berawal dari  ide pertemuan cendekiawan Islam di Amerika Serikat. Waktu itu terjadi fenomena maraknya dakwah, masjid-masjid dipenuhi jamaah, dan munculnya jilbab hingga kemudian dikatakan sebagai kebangkitan Islam, Islamic Revival.

Namun banyak kalangan yang menyayangkan harapan kebangkitan Islam yang diimpikan itu hingga saat ini belum terwujud. Kalau kita pikir nich masuk akal juga, gimana bisa terwujud kebangkitan Islam jika umat Islam sendiri jarang yang faham akan budayanya. Bahkan tahun barunya sendiri aja banyak yang nggak ngerti, lucu kan?

Kita ngerayain tahun baru orang lain dengan gegap gempita bahkan rela begadang semaleman, sedangkan untuk tahun baru kita sendiri kita lewatkan begitu aja? So, salah siapa? Jangan salahkan Bunda mengandung loh….dosa…!!

Tau nggak pada bulan Muharam ternyata Allah memberikan banyak kemuliaan kepada para Nabi-Nabi, di antaranya nich:

  • Pada bulan ini Allah menerima tobatnya Nabi Adam yang telah dilakukan selama beratus-ratus tahun.
  • Allah mengangkat Nabi Idris as. ke langit, sebagai bentuk penghargaan Allah pada Beliau.
  • Di sejarah tertulis kalau kapal Nabi Nuh, berlabuh tepat pada tanggal 10 muharam. Setelah berlayar sekian lama dengan hanya membawa 40 pasang baik itu manusia maupun hewan yang akhirnya Allah memberikan jalan.
  • Pada 10 Muharam juga Nabi Ibrahim dilahirkan dan diangkat menjadi Khalilullah, serta pada tanggal ini pula dia diselamatkan dari lalapan api.
  • Pada 10 Muharam juga Allah menerima taubat Nabi Daud karena Beliau telah merampas isteri orang walaupun isterinya telah berjumlah 99 orang dan masih menginginkan istri orang lain. Karena telah membuat sang suami kecil hati, maka Allah turunkan dua malaikat menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir akan perbuatan Nabi Daud itu, sehingga Beliau sadar dan mohon ampun pada Allah. Maka Allah pun mengampuninya.
  • Pada 10 Muharam juga Nabi Isa diangkat Allah ke langit untuk menyelamatkan Beliau dari kekejian bani israil dan menukarnya dengan Yahusa.
  • Nabi Musa diselamatkan dari kekejaman Fir’aun. Dari ujian memakan antara roti dan bara api.
  • Firaun dan Haman dan Qarun serta kesemua harta-harta Qarun ditenggelamkan Allah di laut akibat dari kezaliman mereka.
  • Allah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan hiu setelah berada selama 40 hari di dalamnya.
  • Allah juga telah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman as. pada 10 Muharam sebagai penghormatan kepada Beliau.

So, dengan segenap kemuliaan bulan Muharam ini apakah kamu masih kekeh untuk tidak ikut merayakannya? Bagaimana seharusnya cara kita merayakannya?

  • Introspeksi Diri

Ada baiknya, menyempatkan saat itu sebagai saat untuk merenung dan introspeksi diri (muhasabah). Apakah yang kita lakukan di tahun sebelumnya sudah benar-benar sesuai kaidah Islam apa belum? Jika sudah, tingkatkan lagi dan kalau belum haruslah dirubah untuk menjadikan hidup kita lebih indah lagi.

  • Planning

Inilah saatnya kita membuat daftar rencana (planning) apa yang akan kamu kerjakan di tahun yang baru ini (tentunya dengan kegiatan yang positif).

  • Mendekatkan Diri Pada Allah

Pada bulan yang sangat diberkahi ini, cobalah untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Mulai ditingkatkan salatnya (dari yang wajib hingga sunnahnya), perbanyak puasa, zikir, sodaqoh dsb.

  • Cari Kegiatan

Buat kegiatan atau event yang menarik untuk memeriahkan tahun baru Islam ini, tentunya dengan yang bertemakan Islami.

Iklan