Kilatan petir di langit gelap saat badai adalah salah satu pemandangan alam yang paling spektakuler. Petir adalah bunga api listrik berukuran sangat besar yang menyambar dari awan petir dan berpercikan di angkasa. Petir adalah wujud listrik yang bisa terlihat oleh mata. Petir terjadi ketika sebagian energi listrik yang terkandung di dalam awan petir meledak dan memisahkan diri dalam wujud kilatan cahaya yang menyilaukan.

Di dalam awan petir terdapat 2 jenis energi listrik. Muatan positif (+) berbobot lebih ringan, sementara muatan listrik negatif (-) berbobot jauh lebih berat sehingga turun ke bagian bawah awan. Ketika muatan positif (+) dan negatif (-) “menyambar” menjadi satu, kita melihatnya dalam bentuk petir.

Sebuah kilatan petir bisa mengandung listrik sebesar 1 miliar volt dan mampu menyalakan sebuah lampu 100 watt selama 3 bulan. Petir juga ternyata lebih panas 6 kali dari suhu permukaan matahari. Peristiwa dahsyat akibat sambaran petir, pernah terjadi di Alaska pada bulan Juni 2004, sebanyak 17.000 buah petir menyambar tanah Alaska sehingga menyebabkan ratusan kebakaran dan dampak dari kerusakan akibat petir tersebut mencapai 2 kali luas kota London, Inggris.

Apakah petir selalu bercabang? Bentuk bercabang dan zig-zag adalah bentuk petir yang paling umum, namun ada begitu banyak bentuk petir. Petir lebar adalah sambaran kilat pada awan petir yang berdekatan. Petir bola adalah bulatan kecil cahaya yang bisa terbang atau melayang di dalam bangunan atau pesawat terbang! Beberapa pilot pesawat sempat melihat “kilatan cahaya” atau “petir roket” – lintasan-lintasan panjang petir yang menyambar dari awan ke angkasa, tapi bentuk ini sangat jarang ditemukan.

Apakah petir berbahaya? Petir adalah wujud dari listrik. Sengatan listrik dari kabel rusak di rumah kita saja sudah bisa menyebabkan kematian, listrik yang terkandung dalam sambaran kilat jauh lebih berbahaya. Untungnya, petir sangat jarang menyambar manusia. Meskipun demikian, di Amerika kira-kira 100 orang meninggal karena sambaran petir. Petir bisa menyebabkan kematian karena menyebabkan serangan jantung atau luka bakar yang sangat parah. Bahaya dari petir juga dapat terjadi dari karena:

  • Telepon. Petir bisa mengalir sepanjang kabel telepon dan bisa membunuh orang  yang sedang berbincang-bincang.
  • Tempat Terbuka. Petir berusaha memilih jalur tercepat untuk sampai ke tanah. Jika tidak ada benda lain yang lebih tinggi dari kita di tempat kita berada, petir mungkin akan memilih kita! berlindunglah segera!

Dari dampak bahaya yang diakibatkan petir, ternyata petir juga bermanfaat untuk kesuburan tanah. Sambaran petir dapat menyatukan nitrogen dan oksigen di udara. Air hujan yang kaya nitrogen jatuh ke tanah dan menyuburkannya. Semua makhluk hidup di Bumi memerlukan nitrogen. Dengan cara ini, petir mungkin telah membantu terciptanya kehidupan di Bumi.

Berapa kecepatan petir? Ketika menyambar, petir mencari jalur turun tercepat untuk sampai ke tanah lalu menelusuri jalur yang sama untuk naik kembali ke awan. Sambaran turun petir (leader) bergerak dengan kecepatan sampai 1.600 kilometer per detik. Gerakan balik atau naiknya lebih cepat lagi, bisa mencapai 140.000 kilometer per detik!

Fakta Petir

  • Pada tahun 1977, sebuah pesawat terbang memasuki awan hujan badai dan keempat mesinnya mati. Petir menyambarnya dan baling-baling mesinnya kembali berputar.
  • Pemancing ikan 2 kali lebih beresiko untuk disambar petir dibandingkan pemain golf, tapi keduanya sama-sama beresiko karena memegang bahan metal.
  • Menara Eiffel di Paris disambar petir sampai 30 kali tiap tahunnya.
  • Setiap detik, kira-kira 2.000 hudan badai petir terjadi di Bumi.
  • Ada tempat di Florida yang sering disambar petir sampai dijuluki sebagai “lorong petir”
  • Kaktus Saguaro di Amerika tumbuh tinggi dan sering disambar petir. Air di dalam kaktus langsung mendidih menjadi uap panas dalam waktu sepersekian detik. Lalu kaktus itu meledak.
  • Jka jeda waktu antara petir dan guruh kurang dari 30 detik, carilah tempat berlindung. Tetaplah berada di dalam perlindungan sampai 30 menit setelah guruh yang terakhir. Inilah yang disebut peraturan 30/30.