logo serie APahlawan Milan kali ini adalah Alesandro Nesta. Gol nya pada menit ke-81 dan 90 membuat Milan meraih angka penuh di kandang Chievo. Trend positif kembali diraih Milan, dengan 3x kemenangan beruntun, membuat kepercayaan diri Milan mulai bangkit dari keterpurukan. Yang pertama saat mengalahkan AS Roma 2 – 1, yang kedua Real Madrid di Liga Champions 3 – 2 dan yang terakhir mengalahkan Chievo Verona 2 – 1. Semoga saja trend positif ini selalu menyertai Milan dalam setiap laga.

Acungan jempol juga patut diberikan kepada Dida, yang pertandingan sebelumnya di Liga Champions, kiper asal Brazil itu melakukan blunder konyol yang menyebabkan gawangnya kebobolan oleh Real Madrid kali ini Dida tercatat beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang dari gempuran-gempuran pemain Chievo. Walaupun gawang Milan kembali robek pada menit-menit awal dan tertinggal lebih dulu, namun pasukan Leonardo ini mampu membalikkan keadaan.

Jalannya Pertandingan

Seperti biasanya, Milan lambat panas di babak I. Tekanan hebat diberikan Chievo di area 16 Milan, hingga lini belakang Rossoneri terlihat gugup dan beberapa kali sering membuat kesalahan-kesalahan.

Petaka terjadi pada menit ke-7, gawang Milan sudah robek oleh Giampiero Pinzi yang mendapat umpan dari Sergio Pelliser yang di kotak penalti memantulkan bola ke arah belakang, dengan tembakan first time mendatar, Dida tidak mampu mengantisipasinya.

Mengandalkan permainan taktis dan umpan pendek nan cepat, Chievo mampu membuat kesulitan Milan untuk mengembangkan permainan. Namun mental juara yang dimiliki Milan, Rossoneri mampu mengimbanginya, hingga pada menit 15, Huntellar mempunyai peluang emas untuk menyamakan skor, namun sontekan pemain asal Belanda itu mampu dihadang kiper Chievo, Stefano Sorrentino. Sebenarnya bola tendangan Huntellar memantul, namun usaha Seedorf untuk menjemputnya tidak berhasil karena bola mental itu lebih dekat ke arah kiper.


Tekanan Milan berlanjut saat tandukan Nesta meneruskan umpan tendangan sudut bisa ditepis Sorrentino. Upaya Ronaldinho memperdaya sang kiper yang keluar dari sarangnya untuk memungut bola mental juga tak membuahkan hasil.

Selepas 30 menit berjalan, permainan Milan kembali memburuk. Ini dimanfaatkan Chievo untuk membangun serangan. Tuan rumah bahkan berpeluang menyudahi paruh pertama dengan keunggulan 2-0 andai tendangan voli Pellissier yang lolos dari pengawasan Massimo Oddo tidak melayang tinggi. Padahal Pellissier berdiri sendiri di tiang jauh dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Dida.

Di awal babak kedua Milan tampil lebih ganas dengan mengalirkan serangan bertubi ke pertahanan Chievo. Empat menit pertama paruh kedua ini Rossoneri punya dua kesempatan melalui rebound Pirlo dari dalam kotak penalti yang melayang tinggi serta sepakan Ronaldinho yang membentur tubuk bek lawan di muka gawang.

Di menit 53 Milan punya dua peluang beruntun. Yang pertama adalah saat Pato kalah cepat dari kiper Sorrentino saat berusaha menyambar umpan terobosan Seedorf. Bola yang mental dari kejadian tersebut disundul Huntelaar ke arah tiang jauh, di mana Ronaldinho berada.

Sempat memperdaya bek lawan, Dinho melepaskan tendangan dari sudut sempit. Bola sepertinya akan masuk dan Milan bakal menyamakan kedudukan, namun Sorrentino melakukan penyelamatan gemilang tepat di garis gawang.

Mencoba menambah daya gedor, Leonardo memasukkan Marco Borriello dan menarik Huntelaar. Namun justru gawang Dida yang kemudian berada dalam ancaman saat serangan balik Chievo membuat Thiago Silva pontang-panting. Beruntung Pellissier tak mampu mengendalikan bola dengan sempurna di kotak penalti karena Nesta jadi punya kesempatan untuk membuangnya.

Dewi fortuna masih belum menyertai Milan, pada menit 75 saat tendangan Seedorf membentur tubuh bek Chievo. Hembusan napas lega baru bisa dikeluarkan Leonardo di menit 80 saat Nesta mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 1 – 1. Menyambar umpan crossing Pirlo dari sisi kiri, tandukan Borriello dimentahkan mistar gawang. Nesta yang berada di muka gawang memenangi duel udara dengan bek lawan untuk memasukkan bola pantul tersebut ke dalam gawang.

Asyik attacante yang diperagakkan Milan nyaris membuat gawang Dida kembali kebobolan di menit 90. Namun Dida berhasil melakukan penyelamatan luar biasa untuk mengamankan gawangnya. Saat itu Dida sudah terlihat melayangkan tubuhnya ke arah kiri, namun saat melihat bola tandukan Pablo Granoche justru mengarah ke kanan, sambil melayang di udara kiper Brasil itu masih sempat melayangkan tangan kanannya menghalau laju bola.

Nesta, saat mencetak gol ke gawang ChievoMilan akhirnya memastikan kemenangannya di menit kedua masa injury time (92’). Bola hasil tendangan penjuru Pirlo mengarah ke tiang jauh, di mana Nesta berdiri tanpa dapat kawalan berarti. Bek 33 tahun itu melepaskan tandukan bertenaga yang sempat menyentuh bahu pemain lawan sebelum bersarang di gawang Chievo.

Susunan Pemain

Chievo Verona: Stefano Sorrentino, Davide Mandelli, Santiago Morero, Manuel Iori (Simone Bentivoglio ’85), Andrea Mantovani, Nicolas Frey, Giampiero Pinzi, Michele Marcolini (Luca Ariatti ’80), Siqueira Luciano, Erjon Bogdani (Pablo Granoche ’67), Sergio Pellissier

AC Milan: Dida, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Luca Antonini (Gianluca Zambrotta 88), Massimo Oddo, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini, Ronaldinho (Filippo Inzaghi ’79), Klaas-Jan Huntelaar (Marco Borriello 60), Pato

Statistik Pertandingan

Chievo Verona

AC Milan

Shots (on Goal)

9(3)

22(10)

Fouls

11

9

Corner Kicks

6

7

Offsides

1

0

Possession

33%

67%

Yellow Cards

2

1

Saves

8

2

Hasil Pertandingan Lainnya:

Sampdoria 4 – 1 Bologna

Inter Milan 2 – 1 Catania

Siena 0 – 1 Juventus

Bari 2 – 0 Lazio

AS Roma 0 – 1 Livorno

Atalanta 3 – 1 Parma

Fiorentina 0 – 1 Napoli

Cagliari 3 – 2 Genoa

Palermo 1 – 0 Udinese

Chievo 1 – 2 AC Milan

Klasemen Serie A

Main

Menang

Draw

Kalah

Selisih Gol

Point

Inter Milan

9

7

1

1

21 – 6

22

Sampdoria

9

6

2

1

17 – 8

20

Juventus

9

5

3

1

13 – 7

18

Palermo

9

4

3

2

12 – 9

15

Fiorentina

9

4

3

2

8 – 6

15

AC Milan

9

4

3

2

8 – 9

15

Bari

9

3

5

1

10 – 5

14

Parma

9

4

2

3

10 – 12

14

Napoli

9

4

1

4

12 – 14

13

Genoa

9

4

1

4

16 – 19

13

Chievo

9

3

2

4

11 – 10

11

AS Roma

9

3

2

4

15 – 16

11

Udinese

9

3

2

4

12 – 13

11

Cagliari

9

3

1

5

10 – 12

10

Lazio

9

2

4

3

7 – 10

10

Atalanta

9

2

3

4

9 – 11

9

Catania

9

1

4

4

9 – 13

7

Bologna

9

1

3

5

7 – 14

6

Livorno

9

1

3

5

3 – 10

6

Siena

9

1

2

6

7 – 13

5

Iklan