Stadion Andi Mattalatta, Makassar, mulai memberikan tuah positif kepada Persipura Jayapura, karena di Stadion tersebut akan menjadi kandang sementara bagi tim Mutiara Hitam.

persipura juara community shield 09

Dalam pertandingan Community Shield yang mempertemukan Juara ISL 2009 (Persipura) dengan Juara Copa Indonesia 2009 (Sriwijaya FX), Persipura mampu mengalahkan lawannya dengan skor 3 – 1 (0-0). Gol-gol Persipura dicetak oleh Boaz Solossa pada menit 60′ dan 85′ serta Tinus Pae menit ke 65′, sementara gol semata wayang Sriwijaya FC dicetak kapten Keith Kayamba Gumbs pada menit 75′.

Kemenangan tersebut membuat kubu Persipura merasa yakin dan mantap dalam menghadapi ISL 2009/2010, target utama pun diusung, juara kembali ISL dan merebut Copa Indonesia, yang musim lalu di rebut Sriwijaya FC dengan kemenangan kontorversial.

Masih segar ingatan kita saat Persipura harus merelakan gelar Copa Indonesia IV setelah dikalahkan Laskar Wong Kito (Sriwijaya) secara kontroversial dalam laga di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Saat itu Persipura sudah unggul 1 – 0, namun mereka tidak ingin melanjutkan pertandingan karena alasan keamanan, sehingga Sriwijaya FC dinyatakan menjadi juara Copa Indonesia IV.

Jalannya pertandingan

Tampil dengan dukungan ratusan suporter masyarakat Papua yang menetap di Makassar, Juara Indonesian Super Liga, Persipura Jayapura justru tampil kurang maksimal. Akibatnya, pertahanan yang digalang Bio Paulin dkk sempat mendapat ancaman beberapa kali dari para pemain depan Sriwijaya FC Keith Kayamba dan Oktavianus.

Bahkan selang menit kesembilan, striker yang musim lalu memperkuat Persitara Jakarta Utara, Rahmat Rivai yang mendapat umpan matang dari pemain timnas Indonesia M Nasuha nyaris membuat Sriwijaya FC unggul, jika tendangannya tidak diantisipasi dengan sempurna oleh penjaga gawang Persipura Jendri Pitoy.

Namun kondisi itu akhirnya sedikit bisa diredam dengan sedikit bermain keras, hasilnya pada menit ke-16. Pemain bertahan Persipura yang sempat terjun di dunia politik, Jack Komboy harus diganjal kartu kuning karena melakukan pelanggran cukup keras kepada M Nasuha.

Seakan tak ingin terus menjadi bulan-bulanan tim Wong Kito, tim Mutiara Hitam mulai jual beli serangan, hal itu terlihat dengan hadirnya peluang dari Boaz Salossa pada dimenit ke-20 melalui tendangan kerasnya di luar kotak penalti meskipun akhirnya tidak menemui sasaran.

Pada menit ke-38, pemain bertahan Persipura kembali diganjar kartu kuning, kali ini giliran Bio Paulin yang harus mengganjal Rahmat Rivai sedikit dari luar kotak penalti.

Peluang emas Sriwijaya didapatkan Keith Kayamba yang menerima umpan matang dari Tahmat Rivai yang sukses menerobos sisi kiri pertahanan Persipura tetapi tidak dapat dimanfaatkan sempurna hingga tidak mengubah kedudukan 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persipura mulai menemukan ritme permainannya. Keputusan Jacksen mengganti Hendra Ridwan dengan Ricardo Salampessy terbukit ampuh. Dengan mengandalkan kecepatan pemain depannya, Persipura berbalik mengambil alih kendali. Dengan permainan umpan-umpan pendek yang diselingi dan keterampilan individu para pemainnya Persipura mampu mencetak 3 gol dibabak kedua.

Daftar Pemain:

Persipura: Jendri Pitoy, Igbonefo, Bio Paulin, Jack Komboy, G. Pangkali, H. Ridwan/R. Salampessy (45′), E. Ivakdalam (c), O. Solossa/Ian Kabes (70′), B. Solossa/David Lally (87′), Alberto Goncalves, Tinus Pae.

Sriwijaya FC: Hendro Kartiko, B. Satria, Ngurah Nana, C. Warobay/A. Suyono (70′), S. Riyadi, P. Astaman, Zah Rahan, M. Nasuha, Keith Kayamba, R. Rivai/M. Aji (87′), Oktavianus/Alamsyah (76′)