piala liga champions

AC Milan mengawali perjuangan di Liga Champions dengan memetik kemenangan 2-1 atas Olimpique Marseille. Dua gol penentu kemenangan Rossoneri diborong striker gaeknya, Filippo Inzaghi.

Dalam laga di Di Stade Vélodrome, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, dua gol Pippo datang di menit 28 dan 74. Sementara gol balasan tuan rumah datang dari tandukan Gabriel Heinze di awal babak kedua.

Hasil ini jelas jadi raihan yang sangat dinanti Milan dan pelatih muda mereka Leonardo. Selain jadi awal yang baik dalam perjuangannya di Liga Champions, kemenangan di kandang lawan setidaknya bisa mengobati kekecewaan setelah rangkaian hasil tak memuaskan di Seri A, di mana terakhir mereka diimbangi Livorno 0-0.

Dapat tiga poin, Milan saat ini duduk di posisi dua klasemen Grup C fase grup Liga Champions. Mereka cuma kalah agresifitas dibanding Real Madrid yang pada laga lain menang 5-2 saat melawat ke FC Zurich.

Jalannya pertandingan

Bertanding di bawah guyuran hujan lebat, Marseille maupun Milan tampil terbuka di menit-menit awal. Serangan silih berganti dibangun kedua kubu meski tak ada yang benar-benar membahayakan gawang masing-masing.

Adalah Milan yang pertama punya kans bersih saat Inzaghi gagal menyepak bola dengan sempurna umpan panjang yang dilepas dari tengah lapangan. Tak lama berselang dia gagal mengirim bola pada Alexandre Pato dalam sebuah skema serangan balik yang cepat, umpan terobosannya dipotong di dalam kotak penalti.

Marseille - Milan 09 LC 1

Juga melalui counter attack, Marseille gantian mengancam gawang Milan. Memenangi adu lari dengan Thiago Silva, sepakan Mamadou Niang masih melenceng dari sasaran saat ruang tembaknya dipersempit Marco Storari yang keluar dari sarangnya.

Lewat permainan cepat dan perpaduan umpan panjang Diavolo Rosso berusaha menggedor pertahanan tuan rumah. Namun Marseille yang lebih sabar dalam membangun serangan justru punya peluang saat tendangan keras Niang cuma melayang di atas bidang sasaran.

Di menit 28 Milan berhasil membungkam pendukung tuan rumah lewat Inzaghi. Diawali kerja keras Pato di sisi kiri yang memperdaya beberapa pemain lawan, bola berhasil dia kirimkan pada Clarence Seedorf yang kemudian melepaskan umpam silang.

marseille - milan 09 LC 3

Di tengah kotak penalti Mathieu Flamini gagal menanduk bola. Namun di tiang jauh Inzaghi yang berdiri tanpa kawalan sukses menuntaskannya, meski dalam tayangan ulang dia terlihat tipis dalam posisi offside.

Delapan menit berselang Pato nyaris menggandakan keunggulan Milan saat dia berdiri bebas di tengah kotak penalti menerima crossing Massimo Oddo. Kedudukan 1-0 tak berubah dari situasi tersebut lantaran striker belia Brasil itu gagal menendang bola dengan sempurna, si kulit bundar cuma bergulir lemah ke arah kiper Madanda.

Tak puas dengan keunggulan satu gol, anak asuh Leonardo terus menggedor pertahanan tuan rumah. Hasilnya adalah sebuah tandukan Inzaghi dari depan gawang yang terlalu lemah untuk bisa mengubah kedudukan jadi 2-0, Super Pippo dapat bola matang hasil tendangan bebas Andrea Pirlo di sisi kanan pertahanan lawan.

Marseille nyaris menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Menyambar bola liar hasil tandukan Thiago Silva, sepakan Benoit Cheyrou yang mengarah ke gawang ditinju kiper Storari.

Di awal babak kedua Marseille langsung tampil menggebrak. Upaya tersebut langsung membuahkan hasil karena mereka cuma butuh empat menit untuk menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.

Dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Milan, Gabriel Heinze, yang lepas dari kawalan Oddo, menanduk bola tepat di tengah kotak penalti. Bola yang mengalir deras masuk ke gawang melalui sela-sela kaki Storari. Skor imbang 1-1.

Tampil bagus di babak pertama, Milan dipaksa banyak bertahan di lapangannya sendiri di awal paruh kedua. Di menit 53 tendangan Taye Taiwo memaksa Storari jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Sebuah peluang matang lain dimiliki Marseille lewat Lucho di menit 67. Menusuk dari tengah kotak penalti, dia tak siap mendapat bola liar yang sempat membentur beberapa kaki bek Milan. Bola yang menyentuh kakinya bergulir pelan ke luar gawang saat kiper Storari yang sudah mati langkah.

marseille - milan 09 LC 4

Banyak menekan, gawang Marseille justru kembali bobol di menit 74, lagi-lagi melalui Inzaghi. Sama seperti gol pertama, kembali Seedorf yang melepas assist. Bola cheap yang dilepaskan gelandang Belanda itu dipantulkan ke dalam gawang oleh Inzaghi dalam kawalan ketat pemain lawan.

Tersentak dengan gol tersebut, Marseille kembali mencoba menyerang Milan untuk membuat gol. Namun lini belakang Milan kali ini lebih siap meredam pergerakan pemain Marseilli. Hingga wasit akhirnya meyudahi laga, skor 2-1 tak berubah.

Marseille - Milan 09 LC 2

Susunan Pemain:

Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 12-Charles Kabore, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 6-Edouard Cisse (Morientes ’88), 17-Stephane Mbia, 7-Benoit Cheyrou; 8-Lucho (Hatem Ben Arfa ’74); 9-Brandao, 11-Mamadou Niang

AC Milan: 30-Marco Storari; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 16-Mathieu Flamini, 21-Andrea Pirlo, 23-Massimo Ambrosini (Gattuso ’58); 10-Clarence Seedorf (Abate ’90); 9-Filippo Inzaghi (Klaas-Jan Huntelaar ’87), 7-Pato (dtc/din)

Video Marseille – AC Milan:

Hasil Selengkapnya:

Tuesday, September 15, 2009

Status

Home

Score

Away

STAGE

VENUE (ATT.)

FT

Atletico Madrid

0 – 0

Apoel Nicosia

Group D

Vicente Calderon

FT

Wolfsburg

3 – 1

CSKA Moskow

Group B

Volkswagen Arena

FT

Chelsea

1 – 0

Porto

Group D

Stamford Bridge

FT

Maccabi Haifa

0 – 3

Bayern Munich

Group A

Kiryat Eliezer

FT

Marseille

1 – 2

AC Milan

Group C

Stade Vélodrome

FT

Juventus

1 – 1

Bordeaux

Group A

Olimpico Grande Torino

FT

FC Zurich

2 – 5

Real Madrid

Group C

Letzigrund Stadion

FT

Besiktas

0 – 1

Manc. United

Group B

Besiktas Inönü

Wednesday, September 16, 2009

Status

Home

Score

Away

STAGE

VENUE (ATT.)

FT

Liverpool

1 – 0

Debrecen

Group E

Anfield

FT

Lyon

1 – 0

Fiorentina

Group E

Stade de Gerland

FT

Sevilla

2 – 0

Unirea Urziceni

Group G

Estadio Ramon Sanchez

FT

Dynamo Kiev

3 – 1

FK Rubin Kazan

Group F

Lobanovsky Dynamo Stadium

FT

Inter Milan

0 – 0

Barcelona

Group F

Stadio Giuseppe Meazza

FT

Stuttgart

1 – 1

G. Rangers

Group G

Gottlieb-Daimler-Stadion

FT

Olympiakos

1 – 0

AZ Alkmaar

Group H

Karaiskaki Stadium

FT

Standard Liege

2- 3

Arsenal

Group H

Stade de Sclessin