1. Roberto Rojas

Brasil v Chile, kualifikasi Piala Dunia, 3 September 1989
diving roberto rojas1
Cile membutuhkan kemenangan atas Brazil agar lolos ke PD yang dihelat di Italia. Alih-alih menang, namun hingga menit ke-70, Cile tertinggal 0 – 1 dari Brazil. Ketika ada suporter Brazil melempar kembang api, seketika itu penjaga gawang Cile, Roberto Rojas menjatuhkan diri sambil memegangi kepalanya ke dalam asap dari kembang api tersebut, yang mendarat di dekatnya dan darah mengucur. Cile menuduh tuan rumah melakukan tindak anarkis. Cile lalu menolak melanjutkan permainan, harapannya jelas, diberi kemenangan instan.

diving roberto rojas2

Ternyata, rekaman video menunjukkan bahwa Rojas sama sekali tidak tersentuh kembang api tersebut. Dia terbukti melukai kepalanya sendiri dengan silet yang terselip di balik sarung tangan kipernya. Brazil pun diberi kemenangan 2 – 0, sedangkan Cile dilarang tampil pada dua PD sekaligus, 1990 dan 1994.

Pada Mei 2001, FIFA mencabut hukuman bagi Rojas, tapi kini Rojas sudah 43 tahun, Ia tidak mungkin kembali lagi bermain. Tapi, pengampunan itu setidaknya sudah membuat jiwa Rojas tenang. Kini, Rojas melatih klub Brazil, Sao Paulo.

2. Jurgen Klinsmann
Jerman Barat v Argentina, Final Piala Dunia, 8 Juli 1990
diving klinsmann
Jerman tak punya cara lagi bagaimana menghadapi Argentina yang sangat solid. Hingga akhirnya pada suatu kesempatan Klinsmann menggiring bola di sebelah kanan pertahanan Argentina dan mencoba untuk melewati Pedro Monzón. Monzón berusaha untuk menghadang, namun sebelum Monzon mentackling, Klinsmann telah melambung di atas Monzon, terbang di udara, jatuh di kotak penalti dan berguling 3x di tanah. Monzon lalu mendapat kartu merah yang menjadi kartu merah pertama dalam Final Piala Dunia. Jerman mendapat penalti yang menjadi satu-satunya gol kemenangan Jerman Barat atas Argentina.

3. Diego Simeone
Argentina v Inggris, Piala Dunia, 30 Juni 1998
diving simeone
Diego Simone berpura-bura kesakitan saat dilanggar David Beckham dalam babak kedua PD 1998. Efeknya, Beckham dikartu merah. Keunggulan Inggris 2 – 0 berubah menjadi 2- 2. Dan Inggris pun kalah dalam drama adu penalti.

Bukan hanya pendukung Inggris saja yang mengutuk aksi Simone. Seluruh dunia menjulukinya pemain telenovela. Diego Simone jatuh di tackling Beckham seperti baru saja orang yang tertembak.

4. Robbie Savage
Derby v Leicester, 15 September 2001

diving robbie savage1

Aksi Robbie membuatnya begitu fenomenal dalam daftar untuk top diving ini: pertandingan sudah memasuki waktu normal, di menit-menit terakhir Robbi melakukan diving di daerah penalti Derby County, dengan penuh harapan melihat ke arah wasit. Sebenarnya aksinya biasa saja, namun niat busuknya diketahui lawan. Alih-alih pemain Derby County protes, namun malah mengejar, lalu memukuli Robbie Savage di bendera corner. “Kita telah melihat pemain itu selama bertahun-tahun yang sangat pintar ber diving untuk mendapat penalti bagi timnya,” kata Bos Derby Jim Smith. “Tapi dia tidak terlalu pandai dan hukuman penalti itu malah menjadi kerusuhan.

5. Slaven Bilic
Kroasia v Perancis, Piala Dunia semi final, 8 Juli 1998
diving bilic
Bilic merasakan rambut di bagian belakangnya tersentuh tangan Laurent Blanc. Saat tangan itu bergerak, Bilic langsung jatuh dengan menutupi wajahnya. Dia tetap dibawah sambil mengerang kesakitan sampai Blanc dikartu merah oleh wasit, yang berarti Blanc tidak bisa turun di partai final Piala Dunia. “Blanc memang memukul saya, itu kesalahan dia sendiri,” kata Bilic. “Saya bukan seorang penipu, saya jujur “kata Bilic yang dikutuk oleh PFA, kolega dan penggemar di seluruh Eropa, termasuk di Kroasia sendiri. Dengan aksi tipu-tipu Bilic, Kroasia tetap tidak mampu ke partai puncak.
Masih banyak aksi diving-diving yang sangat fenomenal yang dilakukan para aktor di lapangan hijau seperti:

  • Alessandro Del Piero saat melawan Inggris pada 1997
  • Juergen Klinsmann ketika berkostum Inter Milan pada semifinal Liga Champions 1994 saat melawan AS Monaco
  • Ariel Ortega pada perempat final melawan Belanda
  • El-Hadji Diouf saat Senegal melawan Uruguay di Piala Dunia 2002
  • Francis Jeffers saat Arsenal melawan Liverpool, Desember 2002
  • Paul Alcock, saat timnya Sheffield Wednesday melawan Arsenal, September 1998
  • Wayne Rooney saat berhadapan dengan kiper Burnley, Brian Jensen, pada 19 Agustus