BMW - Sauber2

Kabar mengejutkan muncul dari Munich, Jerman. BMW-Sauber, salah satu tim papan atas Formula 1, tiba-tiba mengumumkan bakal mundur dari seri balap ini di penghujung musim 2009. Alasannya tidak disampaikan secara gamblang, tapi berkaitan dengan ongkos masa depan untuk terus berkiprah di arena Formula 1 dan kegagalan tim meraih gelar juara dunia.

BMW - Sauber3

Sebelum ini, tidak ada yang menyangka BMW bakan mengundurkan diri. Setelah Honda mundur duluan pada Desember 2008 lalu, memang ada sentilan bahwa bakal ada pabrikan lain yang akan menyusul. Hanya saja, waktu itu yang dianggap terancam mundur adalah Toyota atau Renault, dan ternyata yang mundur adalah BMW-Sauber, tim yang belakangan masih proaktif bicara soal masa depan F1.

Dr. Norbert Reithofer, Chairman BMW, mengatakan, “tentu saja ini keputusan yang sulit bagi kami, tapi, ini langkah penting dalam penataan ulang strategi perusahaan. Reithofer pun menjelaskan, sustainability di masa depan merupakan hal penting. Pihaknya telah melakukan review terhadap segala aktivitas perusahaan, untuk mengecek viability dan sustainability masa depan. Dan mahalnya F1 bukanlah hal yang cocok lagi untuk itu

R. Kubica

R. Kubica

Saat ini, setelah 10 dari 17 lomba berlalu, BMW-Sauber terpuruk di urutan delapan klasemen konstruktor. Padahal, hanya ada sepuluh tim peserta. Robert Kubica dan Nick Heidfield hanya mampu meraih total delapan poin.

Masih belum jelas, bagaimana nasib para personel BMW-Sauber setelah ini. Awal tahun ini, setelah Honda mundur, nasib personel tim itu juga sempat terkatung-katung sebelum akhirnya tim berubah nama menjadi Brawn GP. Pihak BMW sendiri mengaku belum melakukan pembicaraan lebih lanjut. Mereka akan melakukan update ketika ada keputusan lebih lanjut.

Mundurnya BMW ini tentu mengguncang F1. Bukan tidak mungkin, pabrikan-pabrikan lain bakal ikut mundur. Sekarang justru terlihat, bahwa inisiatif FIA (federasi balap mobil dunia) untuk membatasi ongkos dan mencari tim-tim baru merupakan inisiatif yang penting.

Dalam beberapa pekan ke depan, pembicaraan soal masa depan F1 tampaknya bakal kembali memanas.

BMW - Sauber

Kiprah BMW – Sauber di Formula 1 Sejak 2000

2000 – 2005

  • Menjadi Supplier mesin tim Williams, meraih sepuluh victory

2006 – 2008

  • Mengambil alih Sauber, menjadi BMW-Sauber
  • Terus naik peringkat, finis kedua di klasemen konstruktor pada musim 2007
  • Meraih kemenangan pertama di Grand Prix Kanada 2008

2009

  • Mengawali musim dengan buruk (8 point dari sepuluh lomba)
  • Memutuskan untuk mundur di akhir musim 2009