Minggu, 19 Juli 2009, balapan formula 2 di Brands Hatch, Inggris.

Henry Surtees (18), adalah putra dari juara dunia F1 tahun 1964, John Surtees. Dia sedang meniti karir, mencoba mengikuti jejak sang ayah. Sayang, karirnya berakhir begitu cepat.

Ditengah lomba F2 di Brands Hatch, kepala Surtees dihantam ban yang melayang di lintasan. Ban itu berasal dari mobil Jack Clarke yang melintir dan menabrak dinding pengaman.

Gara-gara hantaman itu, Surtees langsung hilang kesadaran di kokpit, mobilnya pun langsung melaju lurus dan menghantam dinding pengaman. Lalu, tim medis datang dengan cepat, dia di bawa ke medical center sirkuit dan kemudian diterbangkan ke Royal London Hospital. Namun, semua itu tak mampu menyelamatkan sang pembalap muda.

Jonathan Palmer, mantan pembalap F1 yang mengorganisir seri F2, mengatakan bahwa Surtees tewas karena hantaman ban di kepala, bukan karena menabrak dinding pengaman.

Sabtu, 26 Juli 2009, babak kualifikasi GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring

Felippe Massa menggeber mobil Ferrari F-60 nya di sesi kedua kualifikasi. Tiba-tiba, ada per (damper) melayang dilintasan. Beratnya sekitar 800 gram, menghantam dan memecah helm pembalap Brazil tersebut.

Felippe Massa cedera terhantam per saat kualifikasi gp inggris 09

Mirip Surtees, Massa seperti kehilangan kesadaran, mobilnya langsung menghantam dinding pengaman. Dia pun harus diterbangkan ke AEK Hospital di Budapest, beruntung ,dia sempat sadarkan diri, meski harus langsung menjalani operasi.

“Setelah pemeriksaan, terungkap bahwa dia mengalami luka di bagian dahi, kerusakan pada tempurung kepala dan gegar otak ringan. Dia butuh segera di operasi dan harus menjalani pengawasan intensif, “pernyataan dari Ferrari.

Kubu Ferrari menyatakan bahwa kondisi Massa “positif” usai operasi. Namun, kubu rumah sakit lebih hati-hati dalam menyampaikan status sang pembalap. “kondisi Massa serius dan mengancam hidup, tapi stabil, “kata Peter Bazco, medical director AEK Hospital.

Massa absen di GP Hungaria tadi malam (26/7). Kemungkinan besar, dia juga bakal absen di beberapa lomba ke depan, bahkan mungkin sampai akhir musim.

Video Felippe Massa Saat Helm nya terhantam per, klik Di sini

Grand Prix San Marino, Imola tahun 1994

3 tragedi balapan secara beruntun:

Babak latihan Jumat, mobil Jordan-Hart yang dikendarai Rubens Barrichello melintir dan “terbang” melompati dinding pengaman. Barichello selamat, tapi cedera parah (sempat menelan lidah sendiri).

Kualifikasi Sabtu, mobil Simtek Ford yang dikendarai Roland Ratzenberger mengalami kerusakan sayap, lalu menghantam dinding pengaman, Dia tewas.

Minggu, Williams-Renault yang dikendarai Ayrton Senna seolah tak mau belok di tikungan cepat Tamburello, lalu Dia menabrak dinding pengaman, sang juara dunia tiga kali itu tewas.