Semakin banyaknya pembangunan SPBU-SPBU baru di wilayah Jateng – DIY, membuat persaingan semakin ketat, apalagi jika pembangunan jalan tol Semarang – Solo dan Semarang – Batang sudah terealisasikan, otomatis kendaraan-kendaraan banyak yang memilih lewat jalan tol, sehingga SPBU yang tidak berada di lokasi strategis semakin terjepit.
spbu
Saat ini jumlah SPBU di Jateng – DIY sudah lebih dari 640 unit. Untuk wilayah Semarang sendiri jumlahnya saat ini ada 57 SPBU, dan saat ini sudah ada beberapa SPBU di Semarang yang sudah di tutup, yakni SPBU di jalan Pemuda, Kaligarang, Kaliwiru dan Pudak Payung dan apabila tidak ada penataan lebih lanjut akan lebih banyak lagi SPBU-SPBU yang menyusul tutup karena kalah bersaing.

Penataan tersebut adalah peninjauan ulang terhadap SPBU-SPBU yang ada serta pemberian ijin yang ketat dari pemerintah maupun pertamina. Menurut Ketua Hiswana Migas Jateng – DIY, biasanya SPBU yang tutup tersebut tidak masuk dalam program pertamina way, sehingga margin yang diperoleh hanya Rp. 180/liter, berbeda dengan SPBU yang mengikuti program pertamina way, margin yang diperoleh bisa mencapai Rp. 200 – 215/liter, dan juga selain karena tidak masuk program pertamina way, SPBU yang tutup, permodalan mereka kurang kuat dan jarak antara satu SPBU dengan SPBU lainsaling berdekatan. Jadi untuk SPBU yang omsetnya masih di bawah 20 ton per hari kalau bisa jangan berdekatan lokasinya jika ada permbangunan SPBU yang baru, karena hal ini penting untuk melindungi kelangsungan hidup SPBU dan para pekerjanya