Semifinal Leg. 1 Liga Champions 2009
john-osheaManchester United setengah langkah menuju final Liga Champions usai menang 1-0 atas Arsenal pada leg pertama semifinal di Old Trafford, Kamis (30/4). Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh John O`Shea di menit ke-17.

Duel kedua kubu langsung berjalan panas. Di depan pendukung sendiri, Manchester United bermain cukup dominan. Permainan sayap kanan yang dimotori Cristiano Ronaldo dan Darren Fletcher langsung mendesak Arsenal.

Gawang Arsenal langsung terancam saat pertandingan baru berjalan dua menit. Dari sisi kanan, Darren Fletcher mengirim umpan kepada Wayne Rooney di tengah kotak penalti. Rooney berhasil menanduk bola tepat ke sudut kiri atas gawang Manuel Almunia. Almunia berhasil menepis dan membuang bola keluar arena.

Menit berikutnya, MU mulai melambatkan tempo dengan penguasaan bola. Mereka mengurung daerah pertahanan Arsenal sambil mencari celah menyerang. Perlahan mereka menemukan dan memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Arsenal. Pada menit ke-15, MU berhasil kembali mengancam gawang Arsenal.Dari sisi kanan, O`Shea melepas umpan silang langsung ke tengah kotak penalti. Carlos Tevez langsung melesakkan bola ke tengah gawang, tapi tertahan oleh pergerakan Almunia. Bola muntah kembali jatuh ke kaki Tevez, yang kembali mengirim tendangan dari sudut sempit di kanan gawang. Lagi-lagi, Almunia mampu membuang bola keluar lapangan hingga berbuah tendangan penjuru bagi tuan rumah.

Di situlah petaka Arsenal muncul. Memanfaatkan sepak pojok itu, Michael Carrick mengirim bola ke tengah kotak penalti. Bola sempat mengenai Mikael Silvestre sebelum akhirnya jatuh ke kaki O`Shea persis di depan gawang. Tanpa ampun O`Shea melesakkan bola ke tengah atas gawang, 1-0 untuk “Setan Merah”.

Di tengah tekanan, Arsenal berhasil menyelipkan satu serangan pada menit ke-25. Setelah mendapat bola dari Theo Walcott, Emmanuel Adebayor menyodorkan bola kepada Cesc Fabregas di luar kotak penalti. Fabregas langsung melepaskan tendangan jarak jauh ke tengah gawang Edwin van der Sar. Bola terlalu lambat dan mendatar sehingga mudah diamankan Van der Sar.

MU langsung membalasnya. Dari sisi kanan, Tevez melepas umpan silang ke tengah kotak penalti. Ronaldo memanfaatkannya dengan sundulan ke gawang lawan. Almunia lagi-lagi berhasil menepis si kulit bulat, tapi bola mengarah kembali ke kaki Ronaldo. Upaya kedua dari Ronaldo kembali terbentur pertahanan rapat Almunia.

Serangan MU terus berlanjut dengan memanfaatkan kelemahan Kieran Gibbs di sayap kiri pertahanan “The Gunners”. Berkali-kali Gibbs harus bergiliran menjaga O`Shea dan Ronaldo. Mikael Silvestre dan Kolo Toure juga dibuat repot oleh kelincahan Tevez dan Rooney.

Menjelang akhir babak pertama, MU mulai menurunkan tempo permainan. Arsenal berusaha memanfaatkan keadaan ini untuk mempelajari celah permainan MU. Namun, hingga akhir turun minum, skor 1-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, Arsenal tampil lebih baik. Gibbs menunjukkan kekuatannya di pertahanan. Alexandre Song Billong pun ngotot menahan lini tengah tuan rumah. Namun, MU tetap mendominasi permainan sehingga Samir Nasri dan Fabregas pun harus membantu pertahanan.

Memasuki menit ke-60, Arsenal mulai membuka ruang untuk menyerang. Pergerakan Nasri di sisi kiri mulai terlihat membahayakan. Sayang, kerja samanya dengan Abou Diaby dan Emmanuel Adebayor kurang optimal dan membuat Arsenal belum mampu menuntaskan serangan dengan eksekusi.

Mulai mendapat perlawanan alot, pelatih Alex Ferguson memasukkan Ryan Giggs dan Dimitar Berbatov untuk memperbarui alur serangan. Sekitar semenit kemudian, MU langsung memberikan ancaman ke gawang Arsenal. Dari luar kotak penalti, Ronaldo melepas tembakan jarak jauh. Almunia diam terperanjat melihat bola meluncur deras ke atasnya tapi tidak ada gol karena bola membentur mistar dan keluar.

Tusukan MU semakin tajam ketika Ryan Giggs mendapat umpan terukur dari tengah. Giggs bahkan berhasil melalui Almunia dan menyarangkannya ke gawang. Gol itu dianulir karena Giggs dianggap offside.

“The Gunners” tidak banyak mendapat kesempatan menyerang. Hanya tendangan Adebayor dan sundulan Nicklas Bendtner yang sempat membahayakan gawang Van der Sar.

Minimnya penetrasi Adebayor membuat pelatih Arsenal, Arsene Wenger, memutuskan menariknya dan memasukkan Eduardo da Silva. Sepuluh menit sisa pertandingan tidak cukup bagi penyerang kelahiran Brasil itu untuk menyamakan skor.

Susunan pemain:
Manchester United: Van der Sar; Vidic, Ferdinand (Evans 85), Evra, O`Shea; Fletcher, Anderson (Giggs 67), Carrick, Ronaldo; Rooney, Tevez (Berbatov 67)
Arsenal: Almunia; Silvestre, Toure, Gibbs, Sagna; Song, Nasri, Diaby, Walcott (Bendtner 69); Fabregas, Adebayor (Eduardo 82)