Diffuser adalah bagian belakang dari “lantai” mobil, bentuknya bersirip, berfungsi untuk mengarahkan alur angin dari bagian bawah mobil Formula 1. Diffuser Brawn GP, Toyota dan Williams berbeda dari semua tim di Formula 1 ini, ketiga mobil itu memiliki bentuk diffuser bertumpuk (double-decker diffuser). Di musim ini, sebenarnya ada aturan yang lebih ketat yang mengatur dimensi penggunaan diffuser, namun ketiga tim di atas mampun menemukan celah aturan tersebut. Karena kasus diffuser tersebut tim-tim yang laen mengajukan protes kepada FIA.

Pada GP pertama di Australia, Ferrari, Renault, dan Red Bull melontarkan protes untuk ketiga tim tersebut, namun di tolak oleh pengawas lomba (FIA), lalu mereka mengajukan banding, yang dijadwalkan berlangsung di Prancis hari selasa malam kemarin. Pada GP kedua di Malaysia, giliran BMW Sauber melontarkan protes yang sama, hasilnya juga ditolak.

Dengan menunggu hasil sidang banding, jika protes disetujui, maka semua perolehan nilai dari ketiga tim tersebut akan dihilangkan, baik di Austaralia maupun di Malaysia. Mungkin yang paling tidak terima kenyataan ini adalah Brawn GP yang menjadi pemenang di kedua lomba tersebut. Namun jika protes tidak disetujui, tim-tim lain harus segera mengubah desain diffuser di mobilnya masing-masing.