Bermain hanya dengan 10 pemain sejak menit-menit awal (menit ke-4), Italia yang bertindak sebagai tuan rumah dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 Grup 8 Zona Eropa, kamis (2/4) ditahan Irlandia 1-1.

4 menit setelah peluit kick off, wasit asal Jerman Wolfgang Stark memberi kartu merah kepada striker Italia, Giampaolo Pazzini, menurut wasit asal jermai tersebut, pemain berusia 24 tahun itu dinilai menyikut muka bek Irlandia, John O’shea.

Pazzini kini menjadi pemain Italia yang mendapat kartu merah tercepat, rekor memalukan ini memecahkan catatan rekor sebelumnya yang dibukukan oleh Giorgio Ferrini pada menit ke-12, saat Italia melawan Cile di Piala Dunia 1962.

Meski jumlah pemain lebih sedikit, Azzurri justru dapat mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-10 oleh Vincenzo Iaquinta, gol ini lahir berkat umpan matang Fabio Grosso, tendangan Iaquinta berhasil membobol jala kiper Shay Given.

Setelah gol tercipta, selama jalannya pertandinga, Azzurri cenderung lebih banyak bertahan, barisan belakang Azzurri yang dikomandoi oleh Fabio Cannavaro sebenarnya membuat Irlandia frustasi dalam mencetak gol. Hingga sampai menit ke-86 berjalan, sepertinya pasukan Italia yang diarsiteki Marcello Lippi bakan meraih nilai penuh di kandang, namun harapan tinggal harapan, kegembiraan yang dirasakan kubu Italia dan publik Stadion San Nicola, Bari harus pupus saat Robbie Keane menjebol gawang Gianluigi Buffon pada menit ke-87.

Kegagalan Italia meraih poin sempurna membuat Lippi meradang, dia menyebut kegagalan timnya dikarenakan keputusan Stark yang mengusir Pazzini sehingga kekuatan Italia sedikit berkurang. Dilihat dari tayangan ulang, tampak gerakan Pazzini terhadap O’shea tidak disengaja. Lain dengan Lippi, pelatih Irlandia, Giovanni Trapattoni yang juga asli Italia mengaku puas dengan hasil seri. Walaupun gagal menang, namun Italia masih tetap bertengger dipuncak klasemen dengan poin 14 dari 6 laga, sedangkan Irlandia di uratan ke-2 dengan 12 poin dari 6 laga.

Iklan