Ferrari

Ferrari

Dari tim-tim besar di formula 1, Mclaren Mercedez seharusnya paling berantakan di GP Australia, Minggu lalu (29/3) tapi ternyata, yang kacau justru Ferrari. Bisakah Kuda Jingkrak kembali ke puncak?

Memasuki musim formula 1 2009 ini, penggemar berat mungkin sudah sadar kalau ada perubahan drastis pada peta kekuatan. Selama uji coba, tim-tim yang biasanya terbesar agak melorot, kendala demi kendala menerpa tim-tim besar tersebut.

Pada saat uji coba, sebenarnya Mclaren Mercedez yang bermasalah pada aerodinamika mobil MP4-24, namun ternyata Mclaren Mercedez yang mendapatkan point dari Lewis Hamilton dan Ferrari gagal total mendulang point, baik pada Kimi Raikkonen maupun Felippe Massa.

Ferrari di Australia seperti bukan Ferrari, melainkan seperti pasukan asing yang menyamar menggunakan mobil dan seragam merah. Semua kesalahan mereka buat: Strategi, teknis, maupun human error. Pokoknya seperti bukan Ferrari, meski sang legenda Michael Schumacher ikut memantau dari jalur pit.

Dalam hal strategi, Ferrari membuat kesalahan dengan memakai ban super soft di awal sesi. Maksudnya memang baik, agar Felippe Massa dan Kimi Raikkonen (yg start di urutan tujuh dan delapan) bisa lebih agresif dan menyalipi banyak lawan pada awal lomba. Mereka berencana tiga kali pit stop sepanjang lomba 58 lap tersebut.

Pit Stop Ferrari

Pit Stop Ferrari

Ternyata, strategi tersebut justru menjadi bumerang. Ban super soft itu terlalu cepat habis. Seharusnya jadwal masuk pit adalah pada lap 14 dan 15, namun kenyataannya mereka masuk lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

Munculnya safety car karena kecelakaan pada Kazuki Nakajima (Williams-Toyota) tdk lama kemudian lantas menghancurkan peluang Ferrari. Raikkonen yang berganti strategi jadi dua stop hanya sedikit terganggu, namun Massa yang tetap tiga kali stop praktis kehilangan peluang untuk menang.

Masalahnya, Raikkonen lantas melakukan error. Dia kehilangan kendali dan menabrak dinding pada lap 44. Tidak lama kemudian, differential (bagian belakang) mobilnya rusak.

Paling tidak, setelah itu Raikkonen mengakui kesalahan secara jantan. “Saya membuat kesalahan dan menabrak dinding. Sayang sekali, seharusnya kami bisa finis di urutan kedua, “ucapnya.

Felippe Massa semestinya masih bisa menyelamatkan beberapa poin untuk Ferrari, namun dia justru mengalami kerusakan mobil. Bukan masalah besar, melainkan masalah kecil seperti yang dikwatirkan saat uji coba, yakni masalah power sterring yg diucapkan Felippe Massa, “Tiba-tiba saja mobil cenderung ke kanan dan saya tak bisa lagi mengemudikannya di trek lurus.

Meski mengawali musim dengan buruk, Ferrari masih mencoba bersikap optimis. “Kejuaraan dunia baru dimulai, kita semua tahu di F1 banyak hal yang bisa berubah begitu saja. Kami harus tetap bekerja keras, “kata Felippe Massa, Runner-up F1 2008.

Iklan