Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa, yang mengampuni dosa dan menerima taubat, yang Rahmat-Nya mencakup segala sesuatu dan Nikmat yang diberikan kepada hamba-Nya tak terhitung jumlahnya.

Diantara nikmat teragung yang Allah berikan kepada hamba-Nya adalah dijadikannya hamba tersebut yang senantiasa ingat kepada-Nya dan ingat akan pembalasan-Nya, karena hanya dengan inilah seseorang senantiasa membersihkan dan memurnikan seluruh amal perbuatan yang ia kerjakan hanya ditujukan untuk mengharap Ridha-Nya. Dan tidak ada karunia terbesar melebihi keridhaan Allah kepada hamba-Nya. Bahkan Ridha-Nya lebih agung dari karunia jannah yang kelak akan diberikan kepada para hamba-Nya yang beriman.

Semoga salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, pemberi kabar gembira dan peringatan, yang telah mengeluarkan manusia dengan da’wahnya dari menyembah berhala kepada menyembah Rabb-Nya manusia. Dan serta syafaatnya yang kita nantikan kelak di yaumil akhir.

Banyak hadits-hadits tentang syafaat beliau kepada umatnya yang mencapai derajat mutawatir, bahwa kelak Rasulullah SAW akan memberikan 8 macam syafaat. Kedelapan syafaat itu adalah: (1) Syafaat ‘Uzhma (syafaat teragung), yakni syafaat yang diberikan untuk semua mukallaf saat mereka berada di mahsyar. Inilah yang disebut maqam mahmud; (2) Syafaat untuk orang-orang yang mestinya masuk neraka, sehingga mereka tidak masuk ke dalamnya; (3) Syafaat untuk orang-orang yang memiliki timbangan kebaikan setara dengan timbangan keburukannya, sehingga mereka bisa langsung masuk surga; (4) Syafaat untuk penghuni jannah, sehingga derajat jannah yang mereka terima dinaikkan; (5) Syafaat untuk orang-orang yang mestinya masuk surga dengan hisab, sehingga mereka masuk surga tanpa hisab; (6) Syafaat untuk sebagian penghuni neraka supaya siksaan bagi mereka diringankan, seperti yang diberikan kepada Abu Thalib; (7) Syafaat untuk calon penghuni surga, sehingga mereka diperkenankan memasukinya; (8) Syafaat untuk pelaku dosa besar dari umatnya yang disiksa dineraka sehingga mereka dikeluarkan darinya.
Syafaat yang pertama, keenam, dan ketujuh adalah kekhususan Rasulullah SAW, nash-nash syari’i menunjukkan, hanya beliau yang diberi izin oleh Allah SWT untuk memberikan ketiganya. Adapun syafaat yang lain, selai beliau, Allah SWT mengijinkan kepada para malaikat dan orang-orang shalih untuk memberikan syafaat.

Wallahu a’lam